Sabtu, 17 November 2012

Teruntuk Mujahid Dambaanku

Fitrah manusia ingin bercinta
Menyelami perasaan mencintai dan dicintai
Aku juga tidak terkecuali
Dalam mencari cinta disulami cinta hakiki
Cinta Ilahi


Wahai mujahidku
Aku muslimah yang baru mula berhijrah
Mujahidah sejati azam yang aku tanamkan
Aku muslimah yang mahu berubah
Ingin setia berjalan di bumi Jihad

Wahai mujahidku
Aku terlalu takut jika kau tidakku temui
Kerana aku sering dikelilingi
Cinta nafsu para pendosa
Aku terlalu takut
Jika aku turut serta bersama mereka
Menjadi penzina mengundang azab-Nya
Sungguh aku risau
Jika bukan kau yang aku temui
Tetapi adam disulami dengan cinta nafsunya
Mencuri hatiku yang mudah lentur dan luluh
Pada bicara kata

Wahai mujahidku
Andai kau tahu
Sudah lama ku berusaha berjuang menjaganya
Hati yang lembut dengan bicara kata
Hati yang mudah terhadam dengan kata-kata cinta
Namun dengan-Nya, aku berdoa
Agar terbentengnya cinta mereka
Pada aku yang menjaga hati ini untukmu
Yang aku tunggu

Wahai mujahidku
Bimbinglah aku bersamamu
Dambakan cinta Yang Maha Esa
Juga Rasul-Nya
Agar sama-sama kita merasa pahit
Mujahadah kerana-Nya
Menggapai syahid sehati sejiwa

Wahai mujahidku
Tarbiyahlah aku dengan bicara kata Ilahi
Biar aku pedih hati
Asal aku sedar diri
Untuk bercinta dan bersamamu
Hanya kerana-Nya

Wahai mujahidku
Jadilah kau kekuatanku
Jadilah kau pendorongku
Agar bertambah semangatku dan tekadku
Untuk sama-sama berjuang demi-Nya dan agama-Nya

Wahai mujahidku
Sungguh aku dambakan cahaya mata
Menjadi tahfiz dan hafizah
Agar terasa damai apabila bersama mereka
Moga kau jadi abuya yang adil dan bijaksana
Mendidik mereka menggapai soleh dan solehah
Agar menjadi tinggalan kita

Wahai mujahidku
Jangan kau lemah dalam perjuangan kita
Jangan kau damba fana yang sementara
Kerana itu buat kau kehilangan cintaku
Hilangnya agama padamu, hilanglah juga cintaku padamu
Hilangnya dambaan cintamu pada-Nya, hilanglah juga dambaan cintaku padamu
Kerana aku tidak rela berdamping dengan mujahid selemahmu
Dan lebih rela untuk aku pergi jauh darimu yang dambakan dunia fana

Wahai mujahidku
Moga kau kan terima aku seadanya
Kerana aku hanya insan biasa
Yang ingin jadi luar biasa
Akan ku usaha menjadi bidadari syurgamu di dunia
Asal kita bersama meraih cinta kepada-Nya
Kau dan aku hanya kerana-Nya

Moga kita kan bertemu
Wahai mujahid sefikrah dambaanku


+> HARAPAN AKHWAT MUSLIM :)

Rabu, 03 Oktober 2012

Jagoan Jagoan Wanita Pada Zaman Rasulullah SAW



Jika kita membaca sejarah para sahabat perempuan di zaman Rasulullah Shallallahu alaihi Wassalam, kita akan banyak menemukan kekaguman-kekaguman yang luar biasa. Mereka bukan hanya berilmu, berakhlaq, pandai membaca Al Qur'an, tapi juga jago pedang, berkuda dan memanah, dan tidak sedikit yang juga menjadi "dokter" yang pintar mengobati para sahabat yang terluka di medan perang. Bahkan, ada di antara mereka yang terpotong tangannya karena melindungi Rasulullah! Subhanallah... Simak kisah mereka..

Nusaibah si Jago Pedang



Rasulullah Shallallahu alaihi Wassalam yang mulia berdiri di puncak bukit Uhud dan memandang musuh yang merangsek maju mengarah pada dirinya. Beliau memandang ke sebelah kanan dan tampak olehnya seorang perempuan mengayun-ayunkan pedangnya dengan gagah perkasa melindungi dirinya. Beliau memandang ke kiri dan sekali lagi beliau melihat wanita tersebut melakukan hal yang sama – menghadang bahaya demi melindungi sang pemimpin orang-orang beriman.

Kata Rasulullah Shallallahu alaihi Wassalam kemudian, "Tidaklah aku melihat ke kanan dan ke kiri pada pertempuran Uhud kecuali aku melihat Nusaibah binti Ka'ab berperang membelaku."

Memang Nusaibah binti Ka'ab Ansyariyah demikian cinta dan setianya kepada Rasulullah sehingga begitu melihat junjungannya itu terancam bahaya, dia maju mengibas-ngibaskan pedangnya dengan perkasa sehingga dikenal dengan sebutan Ummu Umarah, adalah pahlawan wanita Islam yang mempertaruhkan jiwa dan raga demi Islam termasuk ikut dalam perang Yamamah di bawah pimpinan Panglima Khalid bin Walid sampai terpotong tangannya. Ummu Umarah juga bersama Rasulullah Shallallahu alaihi Wassalam dalam menunaikan Baitur Ridhwan, yaitu suatu janji setia untuk sanggup mati syahid di jalan Allah.

Nusaibah adalah satu dari dua perempuan yang bergabung dengan 70 orang lelaki Ansar yang berbaiat kepada Rasulullah Shallallahu alaihi Wassalam. Dalam baiat Aqabah yang kedua itu ia ditemani suaminya Zaid bin Ahsim dan dua orang puteranya: Hubaib dan Abdullah. Wanita yang seorang lagi adalah saudara Nusaibah sendiri. Pada saat baiat itu Rasulullah menasihati mereka, "Jangan mengalirkan darah dengan sia-sia."

Dalam perang Uhud, Nusaibah membawa tempat air dan mengikuti suami serta kedua orang anaknya ke medan perang. Pada saat itu Nusaibah menyaksikan betapa pasukan Muslimin mulai kocar-kacir dan musuh merangsek maju sementara Rasulullah Shallallahu alaihi Wassalam berdiri tanpa perisai. Seorang Muslim berlari mundur sambil membawa perisainya, maka Rasulullah Shallallahu alaihi Wassalam berseru kepadanya, "berikan perisaimu kepada yang berperang." Lelaki itu melemparkan perisainya yang lalu dipungut oleh Nusaibah untuk melindungi Nabi.

Ummu Umarah sendiri menuturkan pengalamannya pada Perang Uhud, sebagaimana berikut: "…saya pergi ke Uhud dan melihat apa yang dilakukan orang. Pada waktu itu saya membawa tempat air. Kemudian saya sampai kepada Rasulullah Shallallahu alaihi Wassalam yang berada di tengah-tengah para sahabat. Ketika kaum muslimin mengalami kekalahan, saya melindungi Rasulullah Shallallahu alaihi Wassalam, kemudian ikut serta di dalam medan pertempuran. Saya berusaha melindungi Rasulullah Shallallahu alaihi Wassalam dengan pedang, saya juga menggunakan panah sehingga akhirnya saya terluka."

Ketika ditanya tentang 12 luka ditubuhnya, Nusaibah menjawab, "Ibnu Qumaiah datang ingin menyerang Rasulullah ketika para sahabat sedang meninggalkan baginda. Lalu (Ibnu Qumaiah) berkata, ‘mana Muhammad? Aku tidak akan selamat selagi dia masih hidup.' Lalu Mushab bin Umair dengan beberapa orang sahabat termasuk saya menghadapinya. Kemudian Ibny Qumaiah memukulku."

Rasulullah juga melihat luka di belakang telinga Nusaibah, lalu berseru kepada anaknya, "Ibumu, ibumu…balutlah lukanya! Ya Allah, jadikanlah mereka sahabatku di surge!" Mendengar itu, Nusaibah berkata kepada anaknya, "Aku tidak perduli lagi apa yang menimpaku di dunia ini."

Subhanallah, sungguh setianya beliau kepada baginda Rasulullah Shallallahu alaihi Wassalam.


Khaulah binti Azur (Ksatria Berkuda Hitam)



Siapa Ksatria Berkuda Hitam ini? Itulah Khaulah binti Azur. Dia seorang muslimah yang kuat jiwa dan raga. Sosok tubuhnya tinggi langsing dan tegap. Sejak kecil Khaulah suka dan pandai bermain pedang dan tombak, dan terus berlatih sampai tiba waktunya menggunakan keterampilannya itu untuk membela Islam bersama para mujahidah lainnya.

Diriwayatkan betapa dalam salah satu peperangan melawan pasukan kafir Romawi di bawah kepemimpinan Panglima Khalid bin Walid, tiba-tiba saja muncul seorang penunggang kuda berbalut pakaian serba hitam yang dengan tangkas memacu kudanya ke tengah-tengah medan pertempuran. Seperti singa lapar yang siap menerkam, sosok berkuda itu mengibas-ngibaskan pedangnya dan dalam waktu singkat menumbangkan tiga orang musuh.

Panglima Khalid bin Walid serta seluruh pasukannya tercengang melihat ketangkasan sosok berbaju hitam itu. Mereka bertanya-tanya siapakah pejuang tersebut yang tertutup rapat seluruh tubuhnya dan hanya terlihat kedua matanya saja itu. Semangat jihad pasukan Muslimin pun terbakar kembali begitu mengetahui bahwa the Black Rider, di penunggang kuda berbaju hitam itu adalah seorang wanita!

Keberanian Khaulah teruji ketika dia dan beberapa mujahidah tertawan musuh dalam peperangan Sahura. Mereka dikurung dan dikawal ketat selama beberapa hari. Walaupun agak mustahil untuk melepaskan diri, namun Khaulah tidak mau menyerah dan terus menyemangati sahabat-sahabatnya. Katanya, "Kalian yang berjuang di jalan Allah, apakah kalian mau menjadi tukang pijit orang-orang Romawi? Mau menjadi budak orang-orang kafir? Dimana harga diri kalian sebagai pejuang yang ingin mendapatkan surga Allah? Dimana kehormatan kalian sebagai Muslimah? Lebih baik kita mati daripada menjadi budak orang-orang Romawi!"

Demikianlah Khaulah terus membakar semangat para Muslimah sampai mereka pun bulat tekad melawan tentara musuh yang mengawal mereka. Rela mereka mati syahid jika gagal melarikan diri."Janganlah saudari sekali-kali gentar dan takut. Patahkan tombak mereka, hancurkan pedang mereka, perbanyak takbir serta kuatkan hati. Insya Allah pertolongan Allah sudah dekat.

Dikisahkan bahwa akhirnya, karena keyakinan mereka, Khaulah dan kawan-kawannya berhasil melarikan diri dari kurungan musuh! Subhanallah…


Nailah si Cantik yang Pemberani



Nailah binti al-Farafishah adalah istri Khalifah Ustman bin Affan. Dia terkenal cantik dan pandai. Bahkan suaminya sendiri memujinya begini: "Saya tidak menemui seorang wanita yang lebih sempurna akalnya dari dirinya. Saya tidak segan apabila ia mengalahkan akalku." Subhanallah!

Mereka menikah di Madinah al-Munawwarah dan sejak itu Ustman kagum pada tutur kata dan keahlian Nailah di bidang sastra. Karena cintanya, Ustman paling senang memberikan hadiah untuk istrinya itu. Mereka punya satu orang anak perempuan, Maryan binti Ustman.

Ketika terjadi fitnah yang memecah belah umat Islam pada tahun 35 Hijriyah, Nailah ikut mengangkat pedang untuk membela suaminya. Seorang musuh menerobos masuk dan menyerang dengan pedang pada saat Ustman sedang memegang mushaf atau Al Qur'an. Tetesan darahnya jatuh pada ayat 137 surah Al Baqarah yang berbunyi, "Maka Allah akan memelihara engkau dari mereka."

Seseorang pemberontak lain masuk dengan pedang terhunus. Nailah berhasil merebut pedang itu namun si musuh kembali merampas senjata itu, dan menyebabkan jari-jari Nailah terputus Ustman syahid karena sabetan pedang pemberontak. Air mata Nailah tumpah ruah saat memangku jenazah sang suami. Ketika kemudian ada musuh yang dengan penuh kebencian menampari wajah Ustman yang sudah wafat itu, Nailah lalu berdoa, "Semoga Allah menjadikan tanganmu kering, membutakan matamu dan tidak ada ampunan atas dosa-dosamu!"

Dikisahkan dalam sejarah bahwa si penampar itu keluar dari rumah Ustman dalam keadaan tangannya menjadi kering dan matanya buta!

Sesudah Ustman wafat, Nailah berkabung selama 4 bulan 10 hari. Ia tak berdandan dan berhias dan tidak meninggalkan rumah Ustman ke rumah ayahnya.

Nailah memandang kesetiaan terhadap suaminya sepeninggalnya lebih berpengaruh dan lebih besar dari apa yang dilihatnya terhadap ayahnya, saudara perempuannya, ibunya dan juga kerabatnya. Ia selalu mendahulukan keutamaannya, mengingat kebaikannya di setiap tempat dan kesempatan. Ketika Ustman terbunuh, ia mengatakan, "Sungguh kalian telah membunuhnya padahal ia telah menghidupkan malam dengan Al Qur'an dalam rangkaian rakaat."

Subhanallah yah, ternyata umat muslim juga memiliki jagoan wanita yang memang nyata adanya, semoga kita, para muslimah dapat mengambil teladan dari mereka, aamiin.

Rabu, 08 Agustus 2012

+*PINTU TAUBAT SEORANG MUNAFIK*

 Saat menulis cerita ini ak tak bisa merangkai kata demi kata menjadi sebuah kalimat yang indah nan menawan , karena ak bukan seorang pengukir pena :) ak hanya bisa menulis apa yang pernah ak alami dan ak lakukan , dan semua nya berawal saat ak menginjak SMP , masa kejahiliyahan ku pun bermula dari situ ..

Awal menginjak sekolah baru (SMP) rasanya berbeda dari mulai teman , guru dan suasana sekolah ( yah jelas beda lah -_- )
2 bulan belajar disekolah baru , tak ada masalah yang berarti ..
hanya saja sedikit demi sedikit mulai terperosok ke arah yang negatif , akhlakku mulai hancur , kelakuan jahiliyah ku mulai muncul ,  dunia hitam mulai ku jejali , anak anak brandal di sekolah mulai ku coba ..
sebenarnya ak amatlah lemah tak berarti apa apa bagi orang lain , jadi anak brandal saja ak penakut ( mana ada preman penakut ) berarti tanda nya ak ga pantes jadi anak brandalan :)

Taun demi taun pun berlalu dengan begitu singkat dan amatlah tak terasa bagiku , selama satu taun itu ak merasa gelisah , merasa bgung , merasa sesat ..
bergumam di hatiku mau di bawa kemana hidupku kelak , mungkinkah ak akan seperti ini selamanya , tak berarti apa apa bagi orang lain bahkan orang lain tak ada yang mau mendekati ku bahkan mereka segan berteman dengan ku..
saat kelas 7 hampir semua teman sekelas ku baik semua tapi ak tak respons dengan mereka , ak tak nyaman berteman dengan mereka , betapa bodoh nya ak -_-

saat ku menginjak kelas 8 pemikiran ku mulai berubah , aku harus bisa menjadi orang baik tak seperti ini , jgn kan shalat , jgn kan berusaha mengharapkan CINTA-Nya , berbuat baik pun ak jarang ..
ak memang orang ISLAM tapi hanya sebatas keturunan , keturunan dari kedua orang tua ku, ak tak begitu paham dengan ISLAM dan islam tak masuk dalam hatiku , apalagi  mengalir dalam darahku ..
detik itu pula aku mulai belajar akan islam sebagai agama TAUHIDku ..

Aku berpikir bagai mana cara aku bisa berubah dengan keadaan seperti ini , sedangkan teman sebangku di sekolah ku saja sangat lah jauh dari kebenaran , belajar pun bisanya hanya nyuruh nyuruh dan nyuruh , kehidupannya  udah sangat jauh dari sebuah kebenaran setiap saat pasti minum arak , selalu bermasalah dengan BK yang kerjaan nya hanya bisa menyiksa , dan menjadi preman di sekolah ..
tak ada 1 pun orang yang berani berhadpan dengan nya apa lagi membuat masalah dengan nya , hanya guru yang berani dengan nya ..
aku di jadikan budak oleh nya , ak hany bisa sabar dan berdo'a semoga allha tetap sayang kepada nya dengan memberi nya hidayah ..

Akhirnya ak pun di ajak oleh seorang teman untuk bisa menjadi lebih baik dengan masuk eskul rohis ,
Sedikit demi sedikit ak pun mulai mengenal islam lambat laun ak laksanakan kewajiban ku, bahkan perintah yang sunnah pun ak kerjakan , meskipun berat :) ak mulai bisa berkumpul dengan orang orang shaleh nan shalehah yang selalu mengingatkan ku dan yang selalu menasehati ak ..
mereka menganggap ku sebagai seorang saudara ..

Tak terasa 6 bulan pun telah berlalu , ak merasa kehidupan ku mulai berubah hingga 180 derajat dan berkat rahmat allah lewat eskul rohis ak menjadi lebih baik dan rohis pun ak jadikan keluar kedua ku sesudah sekolah ..
selama 6 bulan ak tak ada masalah di rohis , hanya ada 1 masalah yang ak hadapi tapi aku anggap itu bukan lah masalah tapi ak anggap sebagai peringatan dari allah untuk insan yang hina ini , dan ak akui ini memang kesalahan ku memang kebodohan ku yang terbawa karena hawa nafsu yang tak bisa ak kendalikan ..
aku mengetahui bahwa pacaran itu haram , pacaran itu dilarang tapi ak tetep aja ngeyel pengen pacaran , meskipun niat ku pacaran untuk saling mengingatkan dan saling menasehati dalan kebenaran tapi semua nya bohong , hanya terucap di bibir saja , kesana nyamah tetep aja maksiat ga jelas ( itu lah manusia , apalagi seorang cowo banyak bohong nya )  setelah ak pacaran beberapa hari  udah di sidang lagi ( melas banget yah nasibku -_- ) kira kira ada 6 orang yang di sidang saat itu , (saha hungkull ngacung ngacuunngggg ????)
semua nya di sidang karena kasus pacaran ( anggota baru aja udah di sidang apa lagi ke depan nya ) saat itu ruangan mendadak hening , pembimbing mulai menjelaskan maksud di adakan sidang itu , lambat laun air mata pun menetes , akhir nya kita melakukan perjanjian untuk tidak pacaran lagi dan sehabis sidang harus memutuskan pacar nya , wes ak pun bergumam dalam hati " azzzzzz , baru aja pacaran beberapa hari udah di suruh putus , nasib nasib -_- " ak pun berusaha ngomong dengan pacarku , alhamdulillah dia mengerti ..
tapi beberapa minggu kemudian dia mengajak balikan ( yang ngajak balikan ak apa dia yah ?? ) dan pacaran ku berakhir pada kelulusan SMPku , akpun telah membohongi sesemua orang , pembina rohis , teman teman rohis , saudara sahabat ku . begitu munafik nya diriku ini yang tega membohongi semua orang ..

Suatu ketika aku berjalan dengan seorang cewe ( ciiyyyee cewe :D ) ntah siapa yang menghasutku , ntah siapa yang mengendalikan tubuhku karena ak berbuat yang jauh dan amat lah brandal ( oh tubushku dikendalikan hawa nafsu ) yang awal nya hanya pegangan tangan lama kelamaan ngerembet jadi ciuman , pelukan ..
betapa bejat nya hamba , aku selalu mengingatkan orang lain , ak selalu mengajak orang lain untuk bisa berbuat baik tapi ak nya sendiri seperti syaitan , aku benar benar orang munafik ,, mungkin ini semua memang AIB ku tentang kejelekan ku tapi ak ingin berbagi masa kelam ku , aku TAK ingin saudara sahabatku sama sepertiku ..

Saat aku ceritakan masa kelam ku ini kepada seorang akhwat shalehah dia adalah teman seperjuangan ku saat ini , setelah ku ceritakan semua nya ia pun meneteskan air mata (katanya sih ga tau bener ga tau ngga :) )
rasa nya tak sedikit pun percaya jikalau aku berbuat seperti itu , dan ak pun berusaha meyakinkan nya bahwa itu smua benar benar terjadi , ia masih saja tak percaya karena ia mengenal ku sebagai ikhwan yang baik , ikhwan yang rajin , ikhwan yang taat ( cciiyyyeeee ) dan aku katakan itu lah kemunafikan ku di masa kelam ku , maafkan ak jika aku telah membohongimu , jikalau kau tak mau menganggapku sebagai saudaraku lagi ak rela , karena ka mengerti ..
lalu ia pun percaya meski tak terima begitu saja , seorang saudara yang selalu mengingatkan nya yang berjuang bersama nya berbuat seperti itu tapi dia percaya dengan ku yang sekarang dan ia pun berpesab kepadaku " jgn sampe membuatnya menangis karena hal itu lagi " aku pun tersenyum  dan berkata bimbinglah ak menuju cinta dan kasih sayang-Nya..

aku membaca sebuah buku yang judul nya THE AMAZING HIDAYAH terkutip di dalam nya " seorang anak bertanya kepada bapak nya " apa yang menyebabkna bapak semngat sekali untuk sembuh " beliau menjawab " bapak ingin bisa sujud lagi ketika shalat , bapak rindu sujud dengan benar dengan sebenar benar  nya sujud " sudut mata anak itu pun menghangat , ak malu pada diriku dan amat malu pada-Nya ..

Sebuah pertnyaan retoris pun meroket dalam jiwaku " lihatlah yang sakit saja begitu mnginginkan untuk bisa bersejud pada-Nya , bagai mana dengan Mu yang sehat wahai jiwa yang di amanhkan oleh allah ?? dan pertanyaan selanjutnya menggema di hatiku " bagaimana dengan sujudku ?? apakah sujudku telah benar ?? apakah sujudku telah sampai kedalam jiwa ?? ataukah sujudku hanya sebatas aktifitas raga , meletakkan kening di atas sajadah lalu lepas tak bermakna ?? apakah sujudku benar benar tulus mengharap cinta-Nya ??

Anak itu pun tersedan teringat semua dosa yang pernah ia lakukan , ia semakin malu pada-Nya , aku sebagai pembaca tersentak hatiku , betapa lalai nya hamba , betapa kufur nya hamba yang hanya bisa nya mengeluh dan mengeluh , apakah diri yang hina ini akan di maapkan oleh-Nya jika ak memohon ampunan pada-Nya ..
ya allah hamba begitu fasik , hamba sangat lah munafik , bisa kah hamba yang hina ini mendapatkan cintaMU  ??
ya allah ya rabb karuniakanlah rasa cintaku padaMu dan cinta pada insan yang mencintaiMu dan beramal dengan amalan yang membawa pada cintaMu , aamiin ya rabb :)

Itulah sedikit cerita singkat ku , smoga bermanfaat , apa kesimpulan nya ??
kalian simpulkan sendiri , smoga membuka pintu rahmat kalian ..
sekarang kita berjuang bersama , menuju cinta-Nya bukan cinta palsu yang menyesatkan kita ..

Semua orang pasti mempunyai masa kelam dan itu masa kelam ku , saat ini ak siap berjuang di dalam ISLAM ak tak ingin masa kelam ku terulang kembali :)
ingatkan daku ketika daku khilaf bimbinglah daku saat ini pula dan ajarilah daku apa arti CINTA sesungguh nya ,


jazakumullah khairan katsir , semoga bermanfaat dan bisa di jadikan motivasi , sebelum terlambat bertobatlah sebelum malaikat izrail menjemput dan memukul pnggung mu :)




Rabu, 30 Mei 2012

_ Rumah cinta dan ukhuwah _

RUMAH CINTA DAN UKHUWAH 

Rumah ini yang selalu ku rindu ..
jelas , sejelas sinar matahari ..
Rumah ini adalah ..

Rumah cinta dan ukhuwah ..
rumah tempat kita bersilaturahmi ..
rumah tempat kita mengaduk strategi juang ..

ada canda yang penuh sopan ..
ada tausyaih yang menyirami iman kami ..
tak jarang pula ada pertengkaran kecil ..
yang tercipta karena manis nya ukhuwah ..

Rumah yang beratapan pelangi ..
dan beralaskan permadani iman ..
maka jangan biarkan rumah ini sepi ..
dari saling menasehati di jalan kebaikan ..
semoga allah membersamai kita ..
di dunia maya , di dunia nyata ..
hingga ke syurganya yang maha indah :)

Senin, 21 Mei 2012

<+ KEIMANAN +>

bsimillahirahmanirrahim , 

siang sahabat saudaraku fillah ..
semoga senantiasa mendapatkan rahmat NYA ..

IMAN sesuatu yang tak asing di telinga kita , yang kita tau IMAN adalah yakin (percaya)
تصديق بالقلب , وإقرارباللسان , وعمل بالأركان .
“Membenarkan dengan hati, mengikrarkan dengan lisan dan mengamalkan dengan anggota badan” , maka iman dapat kita simpulkan sesuatu yang harus kita yakini , kita ucapkan dan kita aplikasikan dalam sebuah kehidupan itulah sebuah iman yang senmpurna menurut allah , tapi kebanyakan orang mereka mengaku beriman tak ada aplikasi yang mereka lakukan ..

ketika seorang insan berhak dikatakan beriman, yaitu ketika ujian datang terhadap insan tersebut, karena ketika ujian itu lah allah senantiasa mengetahui seberapa besar kadar keimanan yang kita miliki ..

أَحَسِبَ ٱلنَّاسُ أَن يُتۡرَكُوٓاْ أَن يَقُولُوٓاْ ءَامَنَّا وَهُمۡ لَا يُفۡتَنُونَ (٢)
وَلَقَدۡ فَتَنَّا ٱلَّذِينَ مِن قَبۡلِهِمۡ‌ۖ فَلَيَعۡلَمَنَّ ٱللَّهُ ٱلَّذِينَ صَدَقُواْ وَلَيَعۡلَمَنَّ ٱلۡكَـٰذِبِينَ (٣)

artinya : Apakah manusia itu mengira bahwa mereka dibiarkan [saja] mengatakan: "Kami telah beriman", sedang mereka tidak diuji lagi? (2)
Dan sesungguhnya Kami telah menguji orang-orang yang sebelum mereka, maka sesungguhnya Allah mengetahui orang-orang yang benar dan sesungguhnya Dia mengetahui orang-orang yang dusta. (3)

terkadang sebuah ujian itu berupa ni'mat dan terkadang ujian itu sebuah yang menyakitkan , contah yang sederhana sehat , sehat merupakan ni'mat dan ujian dari allah , namun di saat kita tak mampu mempergunakan ni'mat sehat itu untuk beribadah maka akan datang siksa bagi nya ,
seseorang mengatakan " kami telah beriman " tapi tak datang sebuah ujian kepada mereka apakah berhak dikatan beriman ??

keimanan kita sama hal nya sebuah emas ,
semakin tinggi kadar emas semakin tinggi harga jualnya di hadapan seorang insan ,
dimanapun emas berada tetap tinngi harga jual nya nan mulia ..
begitupila dengan keimanan ,
semakin tinggi kadar keimanan seseorang semakin tinggi harga jual kita di hadapan rabb,
dimanapun orang beriman berada tetap tinggi harga jual nya di hadapan rabb nan mulia ..

terkadang keimanan ada kalanya naik dan ada pula kalanya turun , tapi seseorang yang beriman senantiasa naik karena merka sering mengasah keimanan mereka dengan thalabul ilmi ..

inilah iman sebagai modal dasar kita , jika kita seorang petani maka keiman nya adalah sebuah cangkul ,
jika kita ingin mendapatkan hasil dari sebuah biji padi yang kita tanam dilahan (sawah) , dengan sebuah modal cangkul , maka jika kita bisa mengolahnya dengan baik maka akan menghasilkan padi yang bisa kita panen dan ni'mati sebagai bekal hidup di dunia
..
jika kita ingin mendapatkan hasil dari sebuah kebaikan , ketaatan , ketundukan yang telah kita tanam di dunia dengan sebuah modal iman , maka jika kita bisa mengolahnya dengan baik dan sempurna maka akan menghasilkan amalan shaleh yang bisa kita panen sebagai bekal kita menuju alam akhirat :)

ciri ciri orang yang beriman ..
(2)itu adalah mereka yang apabila disebut nama Allah gemetarlah hati mereka, dan apabila dibacakan kepada mereka ayat-ayat-Nya bertambahlah iman mereka [karenanya] dan kepada Tuhanlah mereka bertawakkal,
(3) [yaitu] orang-orang yang mendirikan shalat dan yang menafkahkan sebagian dari rezki yang Kami berikan kepada mereka.
(4) Itulah orang-orang yang beriman dengan sebenar-benarnya. Mereka akan memperoleh beberapa derajat ketinggian di sisi Tuhannya dan ampunan serta rezki [ni’mat] yang mulia (Q.S Al ANfal : 2-4)


Tiga kelompok diantaramu yang akan mendapatkan manisnya keimanan:
1 Dia yang menjadikan Allah dan Rasul-Nya untuk lebih dicintai daripada selain keduanya
2 Dia mencintai seseorang yang ia tidak mencintainya kecuali Allah
3 Dia membenci untuk kembali pada kekafiran setelah Allah menyelamatkan baginya, sebagaimana ia benci dilemparkan ke dalam neraka
(HR Bukhari – Muslim)

itu makan siang untuk rahani kita :) yang semoga bisa kita pahami akan arti iman sesungguhnya , semoga kita bisa aplikasikan dalam kehidupan kita , dan semoga kita termasuk kedalam orang orang yang beriman di hadapan rabb , aamiin :)






Sabtu, 12 Mei 2012

+.:: KABAYAN HIKING ::.+


Saat itu kabayan hiking bersama saudara seperjuangan nya , kabayan hiking ke sungai air dingin di salah satu gunung yang indah . yang jarak tempuhnya cukup jauh , tapi karena kabayan penasaran dengan tujuan yang di capai kabayan pun amat semangat utk bias menempuh tujuan tersebut .awal awalnya kabayan berada di barisan terdepan tapi lama kelamaan kabayab berada di barisan paling belakang , kabayan kalah oleh enok yang berbadan besar , enok sangat bersemangat kala itu karena enok pengen melangsingkan badannya yang besar itu .

Naek turun gunung kabayan lewati , walau dengan susah payah . saking panas dan capenya air minum bawaan kabayan habis tak tersisa , karena kehausan dia berjalan dengan semangat untuk dapat mencapai tujuan karena dia yakin di atas sana ada air yang bias dia minum , setelah berjalan beberapa KM kabayan melihat air yang mengalir di selokan , dengan air yang cukup jernih tak berpikir panjang , kabayan langsung masukan air itu kedalam sebuah botol , karena saking haus nya degug demi degug memium air itu dengan begitu ni’matnya dan kabayan ingin berbagi air itu ke omat teman seperjuangan nya .” mat ieu bade cai , ni’mat seger deui  “ omat pun menjawab “cik nyobian ni’mat teh” di saat akan meminum air itu ada bapa bapa yang bilang “jang tong di minum cai eta mah , se’eur nu micen BAB . dalam hati kecilnya kabayan berbicara “pa kenapa mesti bilang kalau air ini kotor , coba aja kalau bapa ga bilang pasti pasti air ini ni’mat di perut saya tapi pas bapa bilang kalau air ini kotor  jadi sakit perut saya “ muka kabayan tertekuk saat itu karena tak enak hati . si omat ketawa kegirangan karena omat beruntung tidak meminum air itu . tapi buat kabayan kejadian itu tak di jadikan suatu halangan unyuk bias mencapai tujuan , kabayab berjalan dengan semangat dan kabayan pun berteriak “kabayan kudu tetap semangat , ALLAHUAKBAR”

Setelah berjalan cukup lama bahkan sampai salah jalan pula , kabayan akhirnya mendengar suara aliran air sungai yang begitu deras , di saat kabayan berlari untuk menghampiri suara aliran air sungai itu ia terkejut akan anjing yang ada di samping nya “astaghfirullah aladzim eh naon eta anjing sisieun bari melongkon , bogoh kitunya , bakat ku nungali jel ema kasep kos kabayan". kabayan pun berjalan meninggalkan anjing itu dan berusaha berjalan berlahan agar anjing itu tidak mengikuti dan mengigit nya , setelah berjalan beberapa saat akhirnya apa yang menjadi tujuan hiking kabayan sudah berada di depan tujuan “ Alhamdulillah nyampe oge kas sungai air dingin “

Rasa lelah dan keringat bercampur menjadi satu dan tenaga yang dimiliki kabayan terkuras habis , tapi kekecewaan kabayan terbayar lunas di saat kabayan masuk kedalam sungai itu “ ggrrrr , tiis geuning , paingan weh ngaran  ieu walungan di aranan air dingin da tiis “ lalu kabayan pun berendamdi walungan tersebut walaupun air nya begitu dingin tapi kabayan tetap berendam mski tidak terlalu lama . tapi kabayan dan saudara seperjuangan nya tak pernah lupa untuk shalat dzuhur meski rasa lelah yang menghinggapi kabayan , dan ada yang berbeda dari shalat dzuhur kali ini karena kabayan harus shalat di alam terbuka tanpa alas pula , saat kabayan sujud harus bersentuhan langsung dengan rumput , saat shalat dzuhur beres dia mengeluh kepada saudara seperjuangan nya “ aaddoohh aratel geuning sujud tinu jukut mah “, “ nya nya atuh kabayan aratel da eta teh jukut sanes kasur  sok di ajar pinter wae , kabayan kabayan , sok ayeuna mah jang shalat ashar ngangge alas ngarah teu aratel deui , urang jamak weh shalat asharna “ kata kang eman . untuk kali ini kabayan meminjam alas , “ nok gaduh tilam ?? “ kata kabayan , “ teu aya kang , apan ieu oge ngangge jaket na kang kabayan jang tilam “ jawab enok , “ oh enya nya hilap “ timbal kabayan “ lalu kabayan pun meminjam ke omat “ mat gaduh tilam “ , “aya tapi topi keun bae ?? “ jawab omat , “ teu sawios “ timbal kabayan “  , kabayan pun shalat dengan khusuknya .

 Dan sesudah shalat kabayan pun masuk kedalam sungai lagi untuk berendam , kabayan inget kalu kabayan ngga bawa baju ganti , tapi untung nya sebelom berangkat kabayan  dikasih baju oleh emak , setelah beberapa jam berendam kabayan pun segera bersalin karena kabayan akan pulang . hari yang di lewati kabayan sangatlah seru dan bahagia karena bias berbagi dengan saudara seperjuangan nya .



Apa yah yang bisa kita ambil dari cerita KABAYAN HIKING
mungkin ini kali yah :

>>  Apa pun yang kita inginkan asalkan dengan niat dan tujan yang pasti dan lurus hal yang tak mungkin sekali pun
>>  Kita harus senantiasa berhati hati dalam memilih apapun , di luar terlihat baik tapi kita tak tau apakah di dalamnya sebaik seperti diluar , kaya air yang di minum kabayan , di luar terlihat jernih tapi ternyata kotor
>>  Dimanapun kita , selelah apapun kita kita harus senantiasa ingat akan rabb , Karena dia yang senantiasa member jalan dan rahmat kepada kita
>>  Defence from ZERO to HERO 






Senin, 30 April 2012

Kenangan ku bersama ISMU :)



Assalamualaikum Wr.Wb

Ismu ( ikatan siswa miftahul ulum) saat ku mendengar organisasi itu ak biasa saja malah sering nya menghina organisasi itu. Tapi seiring nya waktu ak baru mengerti bahwa ak harus berubah. Di saat itu ak terpikir cara untuk berubah bagaimana. Kucari satu satu masukan dari sahabatku, dan ak mendapatkan satu masukan yaitu masukan untuk berubah di sekolah yah dengan cara masuk keanggotaan ISMU. Andai kalian sahabat bloger tau ISMU ini keluarga ke dua ku di dalam nya terdapat orang orang yang luar bisasa. Mereka semua yang udah merubah ak menjadi seperti ini dan mereka semua yang mengajarkan ak apa arti ISLAM KAFFAH sesungguh nya . saat pertama ak masuk organisasi ISMU ini merasa aman dan nyaman apakah itu yang menurut engkau ya rabb sebagai orang orang yang shaleh nan shalehah , semoga saja Aamiin J. Di ISMU ini banyak kegiatan yang bisa membuat diriku sadar diantaranya :
>> MABIT (MAlam Bina Iman dan Taqwa) mabit ini untuk menambah keimanan dan ketaqwaan dari setiap anggota ISMU , belajar melaksanakan shalat tahajud bersama tadarus bersama dan masih banyak lagi
>> Khalwah (dalam bahasa Arab berarti berdua di suatu tempat dengan allah dimana tidak ada orang lain) tapi khalwah di ISMU sebagai pelantikan anggota , dan disini juga kita bisa menmbah ke dewasaan kita , kemandirian kita , pertanggung jawaban kita . yang pasti untuk mendekatkan diri kepada allah.
>> Baksos (bakti sosial) di ISMU kita lakukan baksos selama 6 bulan 1 kali , kita infaq kan harta kita di jalan allha kepada orang orang yang ada di sekitar kita kepada orang orang yang tidak seperti kita keadaan nya , yang masih banyak orang orang yang di bawah kita , yang lebih memerlukan .
>>  thalabul ilmi pastinya J , karena kita tau “Tholabul ‘ilmi faridhotun ‘alaa kulli muslimin wal muslimat minal mahdi ilal lahdi” yang arti nya : Menuntut ilmu itu wajib bagi setiap muslim/muslimah sejak dari ayunan hingga liang lahad.
                Sahabat bloger tau ga dimana markas ISMU , yang pasti bukan di kantin tapi di masjid kesayangan kita masjid MIFTAHUL ULUM J, saat awal awal masuk ismu ak langsung di beri amanah padahal ak belum mampu , tapi di pikiranku kapan ak mampu kalau tidak mncoba. Dan akhirnya amanah itu mengajarkan ak menjdai seorang insan yang bertanggung jawab ,amanah dan mandiri. Dan disitu lah ak belajar berorganisasi, cobaan ujian masalah ak hadapi semua dengan keikhlasan. Dan di situ lah ak mulai belajar  akan arti dan aplikatif sebuah sabar dan tawakal dan kalian sahabat bloger harus tau orang orang yang ada di ismu selalu memberi salam dikala berpapasan dan dari situ ak belajar bahwa sesama muslim selalu mendo’akan dan di ISMU juga ak belajar apa arti UKHUWAH sesungguh nya, sebuah persaudaraan yang sangat hangat selalu ada untuk di bagi walau hanya seuntai do’a yang di persembahkan ,selalu menasehati disaat khilaf, selalu berbagi di saat suka dan duka , ku akan selalu ingat akan kalian , ak tak ingin jika kita berpisah tapi itu kehendak NYA , karena bertemu berpisah kita adalah rahmat dan kasih nya J untuk sahabat saudara ku ISMU angkatan 14 hanya 1 pesan untuk kalian selalu menjdai insan yang bermanfaat bagi insan yang lain, dan jangan mengikuti kebanyakan orang   “Dan jika kamu menuruti kebanyakan orang-orang yang di muka bumi ini, niscaya mereka akan menyesatkanmu dari jalan Allah. Mereka tidak lain hanyalah mengikuti persangkaan belaka, dan mereka tidak lain hanyalah berdusta (terhadap Allah)”. (Q.S AL an-am : 116)
Ada satu lagu untuk kalian , ku persembahkan untuk anak anak ISMU angkatan 14 J
BROTHERS _ TEMAN SEJATI

Selama ini kumencari - cari
Teman yang sejati
Buat menemani
Perjuangan suci

Bersyukur kini pada-Mu Ilahi
Teman yang dicari selama ini
Telah kutemui

Dengannya disisi
Perjuangan ini
Tenang di harungi
Bertambah murni kasih Illahi

Kepada Mu Alloh
Kupanjatkan doa
Agar berkekalan kasih sayang kita

Kepada Mu Teman
Kupohon sokongan
Pengorbanan dan pengertian

Telah kuungkapkan segala - galanya

Kepada Mu Alloh
Kupohon restu-Mu
Agar kita kekal bersatu

Kepada Mu Teman
Teruskan perjuangan
Pengorbanan dan esetiaan

Telah kuungkapkan segala - galanya

Itulah tandanya
Kejujuran kita
a.. a.. a.....
Kumencari - cari teman yang sejati
Buat menemani perjuangan suci
o.. o... a.. a....

Wassalamualaikum Wr.Wb 
jazakumullah khairan katsiran buat kalian yang udah merubah hidup ku J



Sabtu, 07 April 2012

Pemuda Islam Adalah Pemuda Harapan

Pemuda adalah Ibrahim
Yang dengan kampaknya menebas leher paganisme
Yang dengan kekuatan argumentasinya menghancurkan
keseimbangan sang tiran
Yang dengan kecerdasannya menemukan hakikat
kebenaran dibalik rahasia alam semesta
Yang dengan keberaniannya menundukkan panasnya bara api
Yang dengan keteguhan imannya mengarungi sahara yang tidak bertuan
Yang kecintaan pada rabb-nya mengalahkan segala sesuatu
Merelakan semua kemahalan pengorbanan
Pemuda adalah musa
Yang dengan tongkatnya meluluhlantakkan keangkuhan kebodohan
Yang dengan keberanian dan keimanannya membelah lautan merah
Yang dengan kekuatannya membunuh sang angkara
Yang dengan ketegasannya menciptakan sistim kepemimpinan
di tengah kaum yang terpecah belah
Pemuda adalah Isa
Yang dengan ketulusan kasih sayangnya mencairkan kebekuan hati
Yang dengan kelembutannya menumbuhkan kehidupan
Yang pengorbanan tanpa pamrihnya menyinari
kegelapan paradigma materialis
Yang kejernihan hatinya menguak segala rahasia kejahatan
Pemuda adalah Muhammad
Yang didirinya terhimpun segala potensi kebaikan
Yang kekuatan perjuangannya menghancurkan peradaban rendah
untuk kemudian
membangun ketinggian hakikat peradaban kemanusiaan
Yang kecintaan pada rabb-nya membuatnya tak peduli
apapun yang menimpanya
Yang ketinggian akhlaknya membuat hormat dan pujian dari seluruh alam
Yang kecintaan pada ummatnya membuatnya tak tenang istirahat
Yang kezuhudannya telah mengharamkan diri dan keluarganya
Dari obsesi gemilang materi
Yang ketinggian namanya selalu disebut sampai hari kiamat
Pemuda,
Dipundakmu lah tertumpu berjuta harapan
Di dirimu lah terkumpul potensi keutamaan
Di tanganmu lah terlatak penyelesaian permasalahan ummat
Di matamu sinar kan menguak kegelapan
Di perjuanganmu tergantung bangunan ketinggian
Peradaban kemanusia
Pemuda,
Raihlah ketinggian
Gapailah kemuliaan
Temukan hakikat kebahagian
Tegarkan dirimu menghadai badai
Tinggalkan semua kepalsuan dan kesemuan
Menembus batas birunya langit
Karena disanalah akan engkau temui
Rabb-mu yang maha tinggi

Jumat, 24 Februari 2012

Bertahajud Agar Sukses : Kisah Sang Pedang Malam

Islam menaklukkan eropa, dipimpin oleh seorang pemuda yang sangat saleh, berusia 21 tahun. Namnya Muhammad Al Fatih kesuksesan hidup ia raih, dikenang jutaan manusia sepanjang abad. Harum nama Al Fatih berkat keshalehan, keberanian dan kemuliaan akhlaknya. Umurnya muda remaja semerbak wangi, 21 tahun. Sebagai jenderal beliau memimpin laskar islam menaklukkan benteng terkuat imperium Byzantium, Konstantinopel. Kota ini diubahnya menjadi kota Istambul. Dari sini beliau menebarkan kasih sayang islam di bumi eropa.

Jika saudara bertanya siapakah yang berjasa sehingga kini benih islam tumbuh di jantung eropa, seperti Bosnia, Herzegovina, misalnya? Jawabanya, sejarah tak pernah melupakan jasa orang orang turki yang gagah berani. Diantaranya Muhammad Al Fatih yang baru berusia 21 tahun.

Apa rahasia dibalik semua kesuksesan beliau? Ternyata rahasianya beliau sangat kuat shalat malamnya yaitu tahajud. Bukankah Rasululloh SAW menegakkan shalat tahajud sepanjang malam dan setiap hari? Bukankah beliau Rasululloh SAW shalat tahajud merupakan kewajiban yang tak bisa beliau tinggalkan dalam setiap perjuanganya.

Jika sudara bertanya, apakah benar Muhammad Al Fatih sudah melakukan tindakan besar yang megubah sejarah peradaban dunia? Ya, dalam sejarah, hal ini tidak aneh. Bukankah sahabat Rasululloh SAW bernama Usamah juga menjadi panglima perang dalam usia 18 tahun. Sementara yang menjadi prajuritnya adalah Umar bin Khatab sahabat besar Rasulullah SAW. Ini menunjukkan betapa kualitas keimanan dan kekuatan ruhani Usamah menjadi salah satu ukuran yang dipertimbangkan Rasulullah SAW ketika menetapkan Usamah memimpin ekspedisi militer menghadapi kekuatan super power Romawi?
 
Bukankah dalam usia 17 tahun Ibnul Khatab, warga saudi arabia, (sebelum akhirnya menjadi komandan lapangan di ladang jihad Chechnya, dan menggapai syahid dalam usia 35 tahun April 2002) menerjunkan diri dengan teguh hati ke medan jihad Afghanistan dan mengurungkan niatnya melanjutkan kuliah di Universitas terkemuka di Amerika.

Namun Sang Pedang Malam, orang asia bernama Muhammad Al Fatih merontokkan super power Romawi pada 1453, agak unik. Beliau ahli shalat malam (tahajud), ahli qiyamul lail. Beliau selaLu kontak dengan energi terbesar di alam semesta ini, Allah SWT. Beliau selalu taqorrub, mendekatkan diri kepada Allah SWT, The Big Boss of Universe.

Sejak kecil Muhammad Al Fatih dididik oleh seorang wali. Beliau tumbuh menjadi remaja yang memiliki kepribadian unggul. Beliau jadi Sultan, dalam usia 19 tahun menggantikan sang ayah.

Bagaimana sifat Muhammad Al Fatih sehingga beliau mampu memetik keberhasilan dalam hidupnya dengan sangat efektif, merebut benteng Konstantinopel yang kokoh itu. “sifatnya tenang, berani, sabar menanggung penderitaan, tegas dalam membuat keputusan dan mempunyai kemampuan mengawasi diri (self control) yang luar biasa. Kemampuanya dalam memimpin dan mengatur pemerintahan sangat menonjol.”

Muhammad Al Fatih sangat tegas terhadap musuh. Namun, lembut qolbunya bagai selembar sutra dalam menghadapi rakyat yang dipimpinnya. Kebiasaan Sultan Muhammad Al Fatih, unik. Beliau selalu berkeliling di malam hari, memeriksa kondisi teman dan rakyatnya. Sengaja beliau berkeliling untuk memastikan agar rakyat dan kawan-kawanya menegakkan shalat malam dan qiyamullail.

Qiyamul lail, shalat tahajud, inilah senjata utama Muhammad Al Fatih dalam mengarungi kehidupan di dunia yang fana ini. Inilah Pedang Malam, yang selalu diasahnya dengan tulus ikhlas dan khusuk, ditegakkan setiap malam. Dengan pedang malam ini timbul energi yang luar biasa dari pasukan Muhammad Al Fatih. Sjarah mencatat Muhammad Al Fatih yang baru berusia 21 tahun berhasil menggapai sukses besar, menerobos benteng Konstantinopel, setelah dikepung beberapa bulan maka takluklah Konstantinopel.
Suatu hari timbul soal ketika pasukan islam hendak melaksanakan shalat jum’at yang pertama kali di kota itu. “Siapakah yang layak menjadi imam shalat jum’at?” tak ada jawaban. Tak ada yang berani yang menawarkan diri ! lalu Muhammad Al Fatih tegak berdiri. Beliau meminta kepada seluruh rakyatnya untuk bangun berdiri. Kemudian beliau bertanya. “ Siapakah diantara kalian yang sejak remaja, sejak akhil baligh hingga hari ini pernah meninggalkan meninggalkan shalat wajiB lima waktu, silakan duduk!!” Subhanalloh……!!! Maha suci Allah ! tak seorangpun pasukan islam yang duduk. Semua tegak berdiri. Apa artinya? Itu berarti, tentara islam pimpinan Muhammad Al Fatih sejak masa remaja mereka hingga hari ini, tak seorangpun yang meninggalkan shalat fardhu. Tak sekalipun mereka melalaikan shalat fardhu. Luar biasa…..!!!!!!

Lalu Muhammad Al Fatih kembali bertanya: “ Siapa diantara kalian yang sejak baligh dahulu hingga hari ini pernah meninggalkan shalat sunah rowatib? kalau ada yang pernah meninggalkan shalat sunah sekali saja silakan duduk!!!”. Sebagian lainya segera duduk. Artinya, pasuka islam sejak remaja mereka ada yang teguh hati, tidak pernah meninggalkan shalat sunah setelah maghrib, dua roka’at sebelu shubuh dan shalat rowatib lainaya. Namun ada yang pernah meninggalkanya. Betapa kualitas karakter dan keimanan mereka sebagai muslim sungguh bernilai tinggi, sungguh jujur, pasukan islam Al Fatih.

Dengan mengedarkan matanya ke seluruh rakyat dan pasukanya Muammad Al Fatih kembali berseru lalu bertanya: “ Siapa diantara kalian yang sejak masa akhil baligh sampai hari ini pernah meninggalkan shalat tahajud di kesunyian malam? Yang pernah meninggalkan atau kosong satu malam saja, silakan duduk!!” apa yang terjadi…???? Terlukislah pemandangan yang menakjubkan sejarawan barat dan timur. Semua yang hadir dengan cepat duduk!! ”Hanya ada seorang saja yang tetap tegak berdiri. Siapakah dia???dialah, Sultan Muhammad Al Fatih, sang penakluk benteng super power Byzantium Konstantinopel. Beliaulah yang pantas menjadi imam shalat jumat hari itu. Karena hanya Al Fatih seorang yang sejak remaja selalu mengisi butir-butir malam sunyinya dengan bersujud kepada Allah SWT, tak kosong semalampun.

Sejak abad kedelapan sahabat Rasulullah berusaha merebut benteng ini. Salah satunya Abu Ayyub Al Anshari namun gagal. Baru setelah enam abad kemudian benteng itu berhasil direbut dibawah pimpinan Muhammad Al Fatih.Karena jasanya inilah beliau diberi gelar Al Fatih (sang pembuka) yaitu membuka kota Byzantium yang dulunya adalah Konstantinopel. Beliau adalah seorang pemberani, ahli strategi militer, juga istiqomah dalam shalat tahajudnya.

Itulah sebuah kisah sejarah yang sungguh indah dalam bungkai ketakwaan kepada Allah SWT. Kisah Pedang Malam yang merupakan rahasia sukses dari seorang pribadi penggubah sejarah, bernama Muhammad Al Fatih, orang asia asal Turki, yang baru berusia 21 tahun. Shalat Tahajud merupakan modal yang sangat penting untuk membangun kekuatan ruhiyah dalam kesuksesan Al Fatih dikemudian hari. Sehingga islam jaya, berpendar-pendar cahayanya selama 500 tahun di bumi eropa sejak abad ke-15. Semuanya berasal dari Pedang Malam Al Fatih yang amat begitu luar biasa.

UKHUWAH ITU INDAH :D

Sungguh Allah Maha Penyayang dan mencintai hamba-Nya yang saling menyayangi karena-Nya. Ukhuwah, sebuah kata yang memiliki makna yang teramat dalam. Mengapa ada dua orang yang awalnya tak saling mengenal, namun sampai rela mengorbankan dirinya demi mendahulukan orang yang satunya lagi? Ya, semua itu karena mereka telah diikat oleh tali ukhuwah karena Allah SWT. Itulah indahnya Islam. Allah menjadikan kita orang-orang yang beriman sebagai saudara, sebagaimana Allah berfirman:

“Orang-orang beriman itu sesungguhnya bersaudara. Sebab itu damaikanlah (perbaikilah hubungan) antara kedua saudaramu itu dan takutlah terhadap Allah, supaya kamu mendapat rahmat.” (QS. Al-Hujurat : 10)

Bagaimana Allah menjadikan kita sebagai saudara? Sedangkan pengertian utama saudara adalah orang yang seibu seayah (atau hanya seibu atau seayah saja); adik atau kakak (Kamus Besar Bahasa Indonesia). Tentu Allah menjadikan kita saudara, karena Allah telah menyatukan hati kita:

“Dan Yang mempersatukan hati mereka (orang-orang yang beriman). Walaupun kamu membelanjakan semua (kekayaan) yang berada di bumi, niscaya kamu tidak dapat mempersatukan hati mereka, akan tetapi Allah telah mempersatukan hati mereka. Sesungguhnya Dia Maha Gagah lagi Maha Bijaksana.” (QS. Al-Anfaal : 63)

Itulah yang benar-benar saya rasakan. Allah telah mempersatukan hati saya dengan saudara-saudara saya seperjuangan di jalan dakwah. Bukan berarti saya tidak bersaudara dengan orang-orang beriman di tempat lainnya, namun Allah telah mempertemukan saya dengan mereka dan menjadikan manisnya iman yang saya rasakan ketika bersama mereka. Siapapun muslim yang mukmin yang saya jumpai dimanapun saya berada, ia adalah saudara saya. Karena seperti itulah kata Allah dalam al-Qur’anul karim. Dan persaudaraan itu akan terasa lebih kental, ketika kita telah melalui tahapan-tahapan ukhuwah dalam kebersamaan kita dengan saudara kita.

1. Ta’aruuf
Ada pepatah mengatakan tak sayang karena tak kenal, tak kenal maka ta’aruuf (pepatah dengan perubahan seperlunya, hehehe). Saya rasa pepatah itu sangat amat benar adanya. Ta’aruuf atau dalam bahasa nasional kita disebut mengenal adalah tahapan awal kita dalam merajut ukhuwah. Saya masih ingat ketika awal dulu saya berjumpa saudara-saudara saya yang saat itu masih tergabung dalam suatu wadah ekstrakuriluler di suatu sekolah, kegiatan yang pertama kali kami lakukan adalah saling berkenalan. Dengan permainan ‘bola ta’aruuf’, kami saling bergantian untuk mengenalkan diri kami masing-masing dihadapan teman-teman yang lain. Memang kesannya sepele dan malu untuk melakukannya, tapi tak disangka tak dinyana, justru berkenalan adalah bagaikan suatu meriam peruntuh tembok pembatas antara kita dengan saudara kita. Dengan berkenalan, kita akan merasa lebih akrab dan lebih mudah untuk menyatu dengan saudara kita. Pernahkah anda merasakan sulitnya memulai obrolan hangat dengan orang yang belum anda kenal tanpa anda berusaha mengenalnya terlebih dahulu. Secara naluriah anda pasti membawa pembicaraan ke arah perkenalan terlebih dahulu, karena memang seperti itulah tahapannya.

Allah SWT berfirman :

“Hai manusia, sesungguhnya Kami menciptakan kamu dari seorang laki-laki dan seorang perempuan dan menjadikan kamu berbangsa - bangsa dan bersuku-suku supaya kamu saling kenal-mengenal. Sesungguhnya orang yang paling mulia diantara kamu disisi Allah ialah orang yang paling taqwa diantara kamu. Sesungguhnya Allah Maha Mengetahui lagi Maha Mengenal.”(QS. Al-Hujurat : 13)

Jadi, saya teramat heran jika zaman sekarang ada orang-orang yang beranggapan bahwa ta’aruuf hanya salah satu tahapan menuju pernikahan yang islami. Memang benar, tapi itu adalah bagian kecil dari makna ta’aruuf yang jauh lebih luas dan lebih indah. Bukankah amat indah jika kita bisa mengenal saudara kita yang sebelumnya kita tak pernah menduga akan berjumpa dengannya, lalu menjalin ikatan persaudaraan karena Allah dengannya?
2. Tafahum
Tahapan kedua menuju indahnya ukhuwah tentunya setelah kita saling berkenalan, maka kita akan saling memahami (tafahum). Setelah berkenalan dan berkeseharian dengannya, tentu kita akan tahu apa makanan kesukaannya, kapan hari ulang tahunnya, apa yang tidak disukainya, dan banyak hal lagi tentang dirinya. Hal ini tentu akan semakin memperkuat ikatan kita dengannya. Jika kita tak bisa memahaminya, artinya kita belum lulus tahap sebelumnya. Kita perlu mengoreksi kekuatan ukhuwah kita dengannya. Jika kita masih sulit memahami si dia, artinya kita peru berkenalan lagi dengannya. Karena ta’aruuf yang baik akan memunculkan tafahum yang baik pula. Dengan saling memahami, maka kita akan lebih mudah menjaga perasaan. Misalnya ketika hari ulang tahunnya, lalu kita memberinya hadiah sebagai tanda cinta kita padanya karena Allah. Hal ini tentu akan menyentuh hatinya dan akan semakin memperkuat rasa ikatan persaudaraan antara kita dengannya. Dan tentu saja ini sudah termasuk buah manis dari ukhuwah. Dengan tafahum yang baik, kita akan mudah menyatukan hati (ta’alluf), menyatukan pikiran, menyatukan amal, saling menasihati (tanashuh) dan bersama menuju kebaikan.

Anas r.a. mengatakan bahwa Nabi saw. bersabda:

"Tidak beriman salah seorang di antaramu sehingga ia mencintai saudaranya seperti ia mencintai dirinya sendiri." (Shahih Muslim No. 64)

Demikianlah pentingnya tafahum (saling memahami), saling pengertian, guna memupuk persaudaraan dan rasa cinta kita dengan saudara kita atau sebaliknya tentu hanya karena Allah.
3. Ta’awun
Sungguh nikmat rasanya menjadi seorang muslim yang mukmin, memiliki banyak sekali saudara. Bayangkan, 1/4 jumlah penduduk dunia insyaallah mereka semua adalah saudara kita. Maka itu, setelah berkenalan, kemudian saling memahami, karena rasa cinta yang tumbuh antara kita yang dilandasi keimanan pada Allah lalu akan timbul sikap saling membantu (ta’awun).

Allah SWT berfirman :

“…Dan tolong-menolonglah kamu dalam (mengerjakan) kebajikan dan takwa, dan jangan tolong-menolong dalam berbuat dosa dan pelanggaran. Dan bertakwalah kamu kepada Allah, Sesungguhnya Allah Amat berat siksa-Nya.”(QS. Al-Maaidah : 2)

Saling membantu dan tolong menolong adalah sikap yang muncul dengan sendirinya ketika rasa ukhuwah telah terpatri dalam sanubari seorang mukmin. Ketika saudaranya mengalami kesulitan, maka ia akan dengan sedia membantu saudaranya itu dengan ikhlas. Tak peduli apapun yang dikorbankannya, yang menjadi fokusnya adalah saudaranya itu bisa terlepas dari himpitan masalah yang sedang dihadapinya. Saat ini banyak kita temui orang yang bersedia membantu, namun mengharap pamrih. Adapun yang tanpa pamrih, namun tak akan bertahan lama, ketika orang yang dibantunya itu tak juga keluar dari masalahnya sedangkan telah banyak pengorbanan yang ia lakukan, maka ia akan melarikan diri dari menolong orang tersebut. Hal ini terjadi karena memang tidak adanya ukhuwah yang terjalin diantara mereka. Sedangkan jika ukhuwah itu ada, maka ia pasti akan membantu saudaranya tanpa pamrih, dan hingga saudaranya itu benar-benar tuntas menyelesaikan masalahnya, karena ia memahami sabda Rasulullah saw. yang berarti :

“Perumpamaan orang-orang yang beriman di dalam saling cinta kasih dan belas kasih seperti satu tubuh. Apabila kepala mengeluh (pusing) maka seluruh tubuh tidak bisa tidur dan demam.” (HR. Muslim)

Begitulah Rasulullah memberi gambaran persaudaraan sesama muslim yang mukmin yang diikat dengan keimanan karena Allah, sungguh indah dan mulia.
4. Takafful
Seringnya kita berjumpa dengan saudara kita, bersama-sama berjuang, bersama-sama menghadapi cobaan, maka itu semua akan menimbulkan rasa senasib sepenanggungan (takafful). Rasa ini akan tumbuh, terutama setelah kita bersama-sama dengan saudara kita dalam menghadapi suatu masalah. Bersama tak hanya ketika senang, namun juga bersama ketika susah, inilah ciri-ciri kita telah ber-takafful dengan saudara kita. Sungguh anugerah luar biasa rasanya memiliki teman sejati, yang senantiasa hadir dalam hati kita baik ketika kita senang maupun susah. Ialah saudara kita yang telah diutus oleh Allah, untuk menguatkan kita agar tetap istiqomah dalam beriman pada-Nya.

5. I’tsar
Betapa indahnya persaudaraan karena Allah. Jika ia telah mencapai tahap tertinggi, maka inilah tahap tertinggi dalam indahnya ukhuwah, yakni I’tsar (mendahulukan). Hal ini telah dicontohkan oleh para shahabat Rasulullah saw. dan juga para kaum muhajirin dan anshar, sebagaimana firman Allah SWT :

“Dan orang-orang yang telah menempati Kota Madinah dan telah beriman (Anshar) sebelum (kedatangan) mereka (Muhajirin), mereka mencintai orang yang berhijrah kepada mereka. Dan mereka tiada menaruh keinginan dalam hati mereka terhadap apa-apa yang diberikan kepada mereka (orang Muhajirin); dan mereka mengutamakan (orang-orang Muhajirin), atas diri mereka sendiri. Sekalipun mereka memerlukan (apa yang mereka berikan itu). Dan siapa yang dipelihara dari kekikiran dirinya, mereka itulah orang-orang yang beruntung.” (QS. Al-Hasyr : 9)

Beginilah mulianya ukhuwah kronis yang menjangkiti kaum muhajirin dan kaum anshar. Mereka tak akan ridha sebelum saudara mereka mendapatkan hal yang sama layaknya dengan yang mereka inginkan. Bahkan jika hanya ada satu helai saja selimut, sementara ada dua orang dengan ukhuwah yang amat erat kedinginan didekatnya, maka mereka akan saling mendahulukan agar saudaranya itu saja yang memakai selimut. Bukankah ini adalah suatu perbuatan yang amat mulia?

Namun i’tsar ini perlu digarisbawahi bahwa ia hanya terbatas pada perbuatan muamalah saja. Sedangkan untuk perkara ibadah, maka i’tsar tidak berlaku, karena dalam perkara ibadah tentulah kita ber-fastabiqul khairat (berlomba-lomba dalam berbuat kebaikan). Sehingga tetap dalam perkara ibadah kita harus mendahulukan diri kita, sedangkan dalam perkara muamalah maka dahulukanlah saudara kita agar kita menjadi orang-orang yang beruntung.




Lalu mengapa kita harus ber-ukhuwah? Ternyata dengan menjalin ukhuwah, maka kita akan merasakan banyak sekali manfaat. Diantara manfaat ukhuwah yaitu :

1. Merasakan lezatnya iman
Manisnya ukhuwah akan berdampak pada manisnya iman. Kita akan merasakan betapa lezatnya ketaatan pada Allah karena kita memiliki teman sehati yang senantiasa menyokong kita dan bersama-sama menapaki jalan penuh onak dan duri. Segala ujian dan cobaan akan mampu kita hadapi karena kita telah bersama dan justru itu semua akan menjadi supplement penebal iman kita terhadap Allah SWT.

2. Mendapat naungan Allah di hari kiamat
Dari Abu Hurairah ra. Rasulullah saw. bersabda :

“Ada tujuh golongan yang akan mendapat naungan / pertolongan Allah, pada hari yang tiada naungan kecuali naungan / pertolongan Allah SWT, yaitu :
Pemimpin yang adil; Pemuda yang senantiasa beribadah kepada Allah; Seseorang yang hatinya selalu ingat atau tertaut dengan mesjid; Dua orang yang saling mencintai karena Allah dan keduanya bertemu dan berpisah karena Allah; Seseorang laki laki ketika dirayu oleh wanita cantik dan kaya, lalu ia berkata: sesungguhnya aku takut kepada Allah (sehingga meninggalkan perbuatan tersebut); Seseorang yang mengeluarkan shodaqoh / sedekah secara sembunyi sembunyi sehingga tangan kirinya atau tetangganya tidak mengetahui apa yang diberikan oleh tangan kanannya; Dan seseorang yang mengingat Allah di tempat yang sunyi dan kedua matanya mencucurkan airmata.”
 (HR. Bukhari – Muslim)

3. Mendapatkan tempat khusus di surga
Allah SWT berfirman :

“Sesungguhnya orang-orang yang bertakwa itu berada dalam surga (taman-taman) dan (di dekat) mata air-mata air (yang mengalir). (Dikatakan kepada mereka): "Masuklah ke dalamnya dengan sejahtera lagi aman. Dan Kami lenyapkan segala rasa dendam yang berada dalam hati mereka, sedang mereka merasa bersaudara duduk berhadap-hadapan di atas dipan-dipan. Mereka tidak merasa lelah di dalamnya dan mereka sekali-kali tidak akan dikeluarkan daripadanya.” (QS. Al-Hijr : 45-48)

Rasulullah SAW bersabda :

"Wahai manusia, dengarkanlah, pahamilah, dan ketahuilah bahwa Allah memiliki para hamba yang mereka itu bukan para Nabi atau Syuhada, akan tetapi para Nabi atau Syuhada ingin seperti mereka dikarenakan kedudukan mereka dan kedekatan mereka di sisi Allah."
Kemudian seorang Badui berkata, "Wahai Rasulullah, tolong jelaskan kepada kami sifat mereka." Rasulullah tersenyum mendengar ucapan orang Badui tersebut dan bersabda, "Mereka adalah orang-orang yang tidak dikenal dan asing, mereka tidak memiliki tali kekerabatan satu sama lain, mereka saling mencintai di jalan Allah dan menjadi satu barisan. Allah menyediakan mimbar-mimbar dari cahaya di hari kiamat, mereka duduk di atasnya, Allah menjadikan wajah dan pakaian mereka bercahaya. Manusia diliputi ketakutan pada hari kiamat namun mereka tidak takut. Mereka adalah wali-wali Allah, mereka tidak takut dan tidak bersedih hati." 
(HR. Ahmad, Abu Ya’la, Al Hakim).

Subhanallah, sungguh mulianya orang-orang yang menjadi saudara karena Allah SWT. Ya Allah, terima kasih karena Engkau telah menyelamatkan kami dari jurang neraka dengan menjadikan kami sebagai saudara, jagalah ikatan ukhuwah ini ya Allah, satukanlah hati kami selalu dalam keimanan. Sungguh kusayang saudaraku karena Allah, sungguh kusayang pada kalian semua karena Allah.

~M.T.Q~

sumber : kapandut.blogspot.com